Komponen utama AC split beserta fungsinya

Pada umumnya masyarakat Indonesia lebih mengenal istilah AC ruangan atau AC rumah ketimbang AC split. Namun Anda tidak usah bingung, karena dari tiga istilah tersebut memiliki makna yang serupa, yaitu AC (Air Conditioner) yang komponen evaporator dan kondensornya berada pada bagian terpisah yaitu pada bagian indoor dan outdoor. Di bawah ini kami mencoba memberikan gambaran mengenai komponen utama AC split disertai dengan fungsinya.

 

1. Kondensor

 

 

Kondensor adalah suatu alat yang berfungsi sebagai penukar kalor (heat exchanger), mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas menjadi cair, dan menurunkan suhu temperature refrigerant. Pada AC split, kondensor berada di bagian outdoor yang sering kita temukan dengan wujud kotak besar di luar ruangan ber-AC. Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigerant dilepaskan ke udara lepas dengan bantuan kipas motor pada terpasang di bagian outdoor AC split. Pipa kondensor sengaja didesain berliku-liku dan bersirip untuk mempercepat proses pelepasan panas (kalor). Maka penting untuk memastikan sirip pipa pada bagian kondensor dalam keadaan bersih supaya perpindahan kalor dari refrigerant tidak terganggu. karena jika sirip pada kondensor dibiarkan dalam keadaan kotor, dapat menyebabkan turunnya performa kinerja AC yang dapat membuat AC menjadi kurang dingin.

 

2. Kompresor

 

 

Kompresor merupakan alat yang memiliki fungsi sebagai pusat sirkulasi (mengedarkan dan memompa) bahan pendingin atau refrigerant ke seluruh bagian AC (Air Conditioner). Kompresor juga berfungsi untuk membentuk dua daerah dengan tekanan yang berbeda, yaitu membentuk daerah yang mempunyai tekanan rendah dan daerah yang mempunyai tekanan tinggi. Pada AC split kompresor sendiri berada di dalam bagian outdoor.

 

3. Pipa Kapiler

 

 

Pipa kapiler merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant serta mengatur aliran refrigerant menuju evaporator. Fungsi utama pipa kapiler menjadi sangat vital, sebab pipa ini mempunyai hubungan dengan dua bagian tekanan yang berbeda-beda, yaitu tekanan rendah dan tekanan tinggi. Refrigerant yang bertekanan lebih tinggi sebelum melewati pipa ini akan diturunkan atau diubah tekanannya. Penurunan tekanan pada refrigerant mengakibatkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian ini suhu udara akan diturunkan sampai pada suhu terendah atau dingin.

 

4. Evaporator

 

 

Evaporator merupakan alat yang memiliki fungsi untuk mengalirkan dan menyerap panas dari udara ke dalam ruangan refrigerant. Hampir semua bagian indoor AC split merupakan komponen evaporator, selain pipa kapiler. Wujud cair dari refrigerant akan berubah menjadi gas setelah melalui pipa kapiler kemudian setelah suhu refrigeran mencapai titik terendah akan mengakibatkan suhu di sekitarnya juga dingin lalu suhu udara yang dingin tersebut dialirkanlah ke ruangan melalui evaporator ini. Evaporator sendiri juga berfungsi sebagai penukar panas. Udara di ruangan ber-AC diserap oleh evaporator masuk melalui sirip pipa kapiler sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip lebih rendah dari suhu semula atau pada saat udara kondisi dingin. Proses sirkulasi di dalam ruangan ini diatur oleh blower bagian indoor AC split.

 

Komponen-komponen pendukung yang terdapat dalam AC

 

1. Accumulator
Accumulator berfungsi sebagai penampung sementara refrigerant cair yang bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator.

2. Strainer
Strainer adalah komponen yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant di dalam sistem AC (Air Conditioner).

3. Blower atau Kipas
Blower atau kipas ini terletak pada bagian indoor AC split yang mempunyai fungsi untuk mensirkulasikan udara di dalam ruangan sehingga udara yang ada di ruangan dapat bersirkulasi melalui evaporator.

4. Minyak Pelumas Kompresor
Minyak pelumas kompresor berfungsi untuk melumasi bagian kompresor yang bergesekan sehingga dapat menghindari terjadinya kehausan. Selain itu, minyak pelumas juga berfungsi sebagai pedingin kompresor.

 

Komponen Kelistrikan

 

Pada komponen kelitrikan ini terdapat 5 bagian yang diantaranya adalah:
– PCB Kontrol
– Thermistor
– Overload
– Kapasitor
– Mode Listrik

 

Refrigerant atau Bahan Pendingin

 

 

Bahan pendingin ini pada sebuah sistem AC (Air Conditioner) merupakan suatu zat yang wujudnya atau bentuknya mudah sekali dirubah dari gas menjadi cair atau sebaliknya. Refrigerant atau bahan pendingin dalam sebuah sistem AC (Air Conditioner), bekerja untuk menyerap panas dari sebuah ruangan sehingga udara yang terdapat pada ruangan tersebut menjadi dingin. Perlu diperhatikan, jenis freon AC yang digunakan harus sesuai spesifikasi yang tertera dalam name plate. Pengisian jenis freon AC yang tidak sesuai dapat mengakibatkan performance AC kurang maksimal atau bahkah kerusakan.

 

Lihat juga : Beberapa jenis freon AC yang perlu Anda ketahui

macam-macam freon

Beberapa jenis freon AC yang perlu Anda ketahui

Kebanyakan masayarakat umum memahami bahwa tiap jenis AC memiliki jenis freon yang sama. Namun sebenarnya  dari beberapa jenis AC ruangan yang ada bisa jadi memiliki jenis freon yang berbeda. Untuk membantu menambah informasi Anda mengenai varian freon AC yang kerap ditemukan di lapangan,   berikut ini kami sajikan beberapa jenis freon AC yang lazim ditemukan dan sering digunakan untuk mengisi sistem pendingin pada AC ruangan

 

1. Freon R22

source: indotrading.com

Meskipun freon jenis ini tidak mudah terbakar, jenis freon ini memiliki potensi pemanasan perusakan ozon senilai 0.05 lebih besar jika dibandingkan dengan jenis-jenis freon lainnya yang hanya bernilai 0.

sejak tahun 2015 lalu, berdasarkan peraturan pemerintah melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan nomor (41/M-IND/PER/5/2014), (40/M-DAG/PER/7/2014) dan (55/M-DAG/PER/9/2014) menyatakan bahwa, freon dengan jenis R22 ini dihapus dan tidak diizinkan untuk digunakan lagi. Oleh karena itu, semua pabrikan AC di Indonesia dilarang untuk memproduksi, mengimpor atau bahkan menjual produk AC yang masih menggunakan jenis freon R22 ini.

 

2. Freon R410A

source: beres.id

Jenis freon R410A ini biasanya digunakan di tipe AC inverter. freon jenis ini tidak memiliki potensi perusakan ozon. namun untuk potensi pemanasan global, jika dibandingkan dengan jenis R22 freon jenis ini memiliki nilai yang lebih tinggi . freon jenis R410A ini juga tidak mudah terbakar.

 

3. Freon R32

source: hargakulkas.web.id

Jenis freon R32 ini ditemukan oleh Daikin Jepang pada tahun 2012 dan mulai digunakan di line up AC mulai tahun 2013. pada Jenis freon yang satu ini lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan freon jenis R410A dan memiliki potensi pemanasan global yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis R22 dan R410A. meskipun memiliki potensi yang mudah terbakar, freon jenis ini masih aman untuk digunakan untuk AC rumah tangga.

 

4. Freon R290

Jenis freon R290 ini memiliki potensi pemanasan global yang paling rendah jika dibandingkan dengan beberapa jenis freon lainnya. namun disebabkan angka index dinginnya yang cukup rendah dan tingkat mudah terbakarnya yang cukup tinggi, banyak perusahaan AC yang memutuskan untuk tidak menggunakan freon AC jenis R290 ini.

 

Lihat juga : Beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar AC ruangan rumah Anda menjadi awet

merawat ac ruangan

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar AC ruangan rumah Anda menjadi awet

Di daerah tropis seperti Indonesia AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan kini menjadi kebutuhan utama dalam sebuah hunian. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah sebuah AC ruangan dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan .

Namun seperti halnya barang-barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetannya pun akan menurun dan berakhir rusak.

Fakta di lapangan menunjukkan , AC ruangan mulai mengalami kendala setelah jangka waktu penggunaan 2-4 tahun. akan tetapi, jika Anda mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC ruangan dapat bertahan hingga 10 tahun lebih. Silahkan ikuti beberapa tips berikut untuk membuat AC ruangan di rumah Anda menjadi awet.

 

1. Gunakan Fitur Timer

Anda dapat menggunakan fitur timer saat menyalakan AC ruangan sehingga secara otomatis AC ruangan akan mati tepat pada waktunya. Aturlah timer sesuai dengan kebutuhan Anda. Fitur timer juga menjaga mesin AC tidak cepat rusak.

Sebaiknya setiap kali pemakaian AC ruangan, AC ruangan dinyalakan maksimal selama 5 jam.

Jangan terlalu sering mengatur suhu AC ruangan Anda di bawah 22 derajat celcius. Hal ini mengakibatkan mesin AC ruangan Anda cepat panas. perlu Anda ketahui tingkat kelembaban udara pada suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang sesuai iklim Indonesia

 

2. Bersihkan Filter AC

Sebaiknya Anda membersihkan filter AC ruangan di rumah Anda secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Hal ini dilakukan dilakukan untuk menjaga keawetan filter, karena jika sudah terlampau kotor Anda harus mengganti filter baru.

Debu-debu yang menumpuk pada filter dapat menghalangi aliran udara yang dapat menyebabkan fungsi AC terganggu. Hal ini yang akan menjadi salah satu penyebab AC cepat rusak.

 

3. Bersihkan Kumparan AC

Kumparan AC ruangan juga perlu diperhatikan kebersihannya karena selain pada filter AC ruangan, debu juga kerap menumpuk pada bagian ini.

kemampuannya kumparan AC ruangan dalam menyerap panas dapat berkurang akibat banyaknya debu yang menumpuk. Ada baiknya Anda memeriksa dan membersihkan kumparan AC ruangan secara rutin setiap tahun. Perlu diperhatikan debu yang menumpuk pada kumparan AC dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet.

 

4. Periksa Thermostat (Pengatur Suhu)

Penting untuk selalu memeriksa thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC ruangan dapat bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruangan tetap stabil.

Silahkan atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi ketika rumah sedang tidak banyak orang/kegiatan. Matikan jika tidak terpakai.

 

5. Cek Kipas Kondensor

Periksalah kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar.  Selalu pastikan kipas masih dalam kondisi yang bagus, lakukan tindakan penggantian pisau kipas jika terdapat retak atau pecahan.

 

6. Servis Secara Berkala

Hal terakhir yang Anda tidak boleh lupa adalah melakukan servis secara berkala. Anda bisa menggunakan jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan AC ruangan Anda.

pada umumnya produsen AC ruangan juga menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC ruangan.

dengan merawat AC ruangan Anda secara teratur tidak hanya berfungsi untuk menghemat uang Anda, tetapi juga membuat rumah Anda tetap nyaman.

 

Lihat juga : Ini tanda-tanda AC rumah Anda perlu diservis