Ini tanda-tanda AC rumah Anda perlu diservis

Pada era ini keberadaan AC dalam sebuah ruangan menjadi sesuatu yang cukup lazim ditemukan. Namun apakah yang akan terjadi seandainya AC yang seyogyanya dapat bekerja dengan baik untuk mendinginkan sebuah ruangan tidak dapat bekerja dengan baik? Tentu akan sangat merepotkan, ruangan menjadi panas sehingga kita pun tidak dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Jadi sebelum hal itu terjadi, alangkah baiknya jika Anda dapat menyadari tanda-tanda AC rumah perlu diservis.

Berikut ini beberapa indikasi AC rumah atau AC Split perlu diservis :

 

1. AC yang kotor

Mengapa perawatan AC secara rutin perlu dilakukan? Hal ini merupakan salah satu tindakan preventif untuk menjaga performance AC rumah Anda, sehingga ketika ditemukan komponen yang sudah tidak layak pakai dapat langsung diganti. Selain itu tindakan ini juga bermanfaat untuk menajaga kondisi AC dalam kondisi baik sebagai syarat semakin bertambahlamanya masa pakai AC. Tanda pertama yang harus Anda perhatikan adalah AC yang kotor. AC yang dipasang di pojok atas dinding ruangan secara kasat mata mungkin terlihat bersih. Padahal belum tentu AC tersebut dalam kondisi yang bersih seutuhnya. Anda tentu masih ingat dengan fungsi utama AC yaitu memfilter udara kotor yang berada di dalam ruangan dan menggantikannya dengan udara yang bersih dan sejuk. Lantas kemanakah perginya udara kotor tersebut?
Udara kotor tersebut masuk ke dalam sistem filter AC. Apabila debu yang menumpuk di dalam AC tak kunjung dibersihkan maka mengakibatkan AC kotor. Tak hanya itu, AC yang kotor tentunya tak baik digunakan. Kotoran atau debu akan menghambat saluran pembuangan air. Bila hal tersebut terjadi maka bisa dipastikan air yang keluar dari AC akan mengalir melalui lubang lain di dalam mesin. Lebih dari itu, udara yang dihasilkan dari AC yang kotor akan menggangu pernapasan. Penyebabnya ialah jamur yang tumbuh karena kotornya AC. Untuk itu, lakukan pengecekan setiap dua minggu sekali. Pastikan bahwa saringan udara, blower atau kipas, dan evaporator AC bebas dari debu serta kotoran. Bila Anda mendapati beberapa komponen tersebut ditumbuhi jamur bahkan ada debu yang mengendap maka segera mintalah bantuan kepada ahlinya agar AC milik Anda segera dibersihkan.

 

2. Bocornya Freon AC

Pernahkah Anda merasakan udara AC yang keluar tak dingin bahkan AC tersebut sudah Anda nyalakan dan dirawat secara berkala? Tahukah Anda bahwa AC yang tidak terasa dingin tersebut disebabkan oleh freon yang bocor. Sayangnya, kita harus dapat memastikan titik mana yang mengalami kebocoran. Bahkan untuk menanganinya, seseorang membutuhkan beberapa alat khusus dan pengetahuan yang luas. Sebenarnya kebocoran bisa terjadi karena beberapa faktor. Misalnya pipa saluran yang fungsi utamanya mengalirkan udara dingin menuju ke luar telah tersumbat oleh debu atau kotoran. Faktor lainnya ialah sambungan instalasi pipa yang mulai kendur. Atau bisa juga terjadi karena kapasitornya bermasalah.
Untuk menandai dan memastikan freon mana yang bocor, seseorang perlu mengecek adanya bekas oli pada bagian yang bocor. Busa dan air sabun konon juga menjadi bahan yang penting dalam mencari titik kebocoran freon. Dibutuh ketelitian dan keahlian dalam mengerjakan pengecekan freon yang bocor. Oleh karenaitu, apabila AC di rumah atau kantor Anda mulai bermasalah misalnya saja tak mengeluarkan udara dingin meski Anda sudah mengotak-atik remote AC, sebaiknya segera panggil tukang service. Karena bisa jadi penyebab rusaknya AC lantaran freon yang bocor.

 

3. Posisi pemasangan AC yang salah

Hal ini biasanya terjadi saat seseorang memasang AC di rumah tanpa melibatkan orang yang sudah profesional. Akibatnya, AC terpasang di titik-titik yang tidak tepat. Tahukah Anda bahwa pemasangan AC di tempat yang tidak tepat dapat mengakibatkan AC mengalami kerusakan misalnya kebocoran. Tidak hanya itu, posisi pemasangan AC yang tidak tepat juga menjadi faktor AC lebih rentan bocor. Memasang AC yang benar ialah dengan mengatur posisi lebih miring ke bagian belakang dan mengarah ke luar.
Hal tersebut perlu dilakukan agar air dapat mengalir lebih lancar ke saluran pembuangan. Bila tidak diatur demikian, air bisa saja bocor sehingga menyebabkan lantai ruangan menjadi basah dan kotor karena air pembuangan AC tidak tertampung dengan baik. Untuk menghindari kerusakan pada AC yang lebih fatal, sebaiknya Anda mengubah posisi AC dengan benar. Mengecek kebersihan juga menjadi poin penting agar saluran pembuangan air kotor di dalam AC tida tersumbat. Lebih dari itu, Anda sebaiknya memilih AC yang benar-benar berkualitas dan jangan terkecoh dengan harga produk AC yang terjangkau namun tak memberikan kenyamanan dalam jangka panjang.

 

Lihat juga : Menghitung sendiri kebutuhan pemakaian PK AC sesuai ruangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *